Catatan Kenangan Beny Uleander

Pasca Panen Ke Produksi Budidaya Pertanian

Posted on: Senin, 7 Januari, 2008

Konsep terpadu inilah yang memotivasi pengusaha asal Singaraja itu untuk membangun Bukit Hexon. Menurut pengusaha yang diakrabi Pak Oles, pola pikir industri pertanian bukan berarti harus membangun dalam skala besar, memakai teknologi tinggi dan mahal, alat canggih dan perizinan ketat. Industri pertanian berarti produksi yang kontinyu, harga produk stabil, kualitas terstandar, pemasaran terjamin dan keuntungan jelas. Konsep pembangunan pertanian harus dibalik dari hilir ke hulu, dari industri pasca panen ke produksi budidaya pertanian.

Konsep tersebut akan merubah pola pikir petani dari pemasaran ke produksi. Pasar yang jelas akan memperkuat produksi budidaya. Sebaliknya produksi budidaya tidak menjamin pasar yang baik, dan sebaliknya justru bisa merusak pasar. Membangun industri di desa adalah usaha mendidik dan mengajarkan kepada para petani untuk memberikan nilai tambah dari produk yang dihasilkan. Salah satu nilai tambah, yakni dengan memperluas cakrawala berpikir petani ke arah industri, baik perorangan (industri rumah tangga), kelompok (koperasi) maupun perusahaan. Secara ilmiah, aktivitas untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian itulah yang lebih dikenal sebagai pengolahan pasca panen, dan dalam bahasa menejemen, menjalankan industri pertanian.

Bercermin pada potensi lahan seluas 8 hektar tersebut, siap dibangun obyek pariwisata berupa areal agrowisata yang terkonsep. Di dalamnya ada areal Garden Track bagi para pecandu dunia otomotif sepanjang 2,5 km. Areal ini membuat nyali para mania otomotif benar-benar diuji. Selain itu, dibangun gedung wantilan sebagai tempat pertemuan, pementasan kesenian dan hiburan, beberapa Villa VIP, Guestroom, tempat meditasi bernuansa alami, tempat berdoa. Untuk mengembangkan industri pertanian, telah dibudidayakan berbagai tanaman dengan penerapan Teknologi Efective Microorganism (EM). Antara lain tanaman perdagangan, obat-obatan, sayur mayur dan buah-buahan seperti strawbery, markisa, asparagus, wortel dan kentang. Semua jenis tanaman tersebut dibangun dalam skala industri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Klik tertinggi

  • Tak ada

Blog Stats

  • 68,077 hits

WITA

obj=new Object;obj.clockfile="8009-red.swf";obj.TimeZone="Indonesia_Denpasar";obj.width=150;obj.height=150;obj.wmode="transparent";showClock(obj);
%d blogger menyukai ini: